Perjalanan Kehidupan
Pusat Makanan Sehat Indonesia
ShoutMix chat widget
Entrepreneur | Employpreneur | Bisnis | Property | Investasi
Quantum Resign Workshop
Tepat pukul 9 pagi tanggal 17 April 2010, Workshop dari buku Quantum Resign | Formula Aman Berhenti Kerja Jadi Pengusaha mulai berjalan. Dengan jumlah total peserta mencapai 14 orang, menjadi sangat ideal untuk ukuran workshop, mengingat workshop ini masuk dalam kategori teknis HOW TO dalam mengkombinasikan bisnis dan investasi sehingga jumlah peserta yang terlalu banyak akan menurunkan kualitas penyampaian materi.
Hari I
Dimulai dengan self scanning terhadap kondisi finansial diri sendiri, satu demi satu peserta mulai senyum-senyum pahit melihata bagaimana mereka dalam 5 tahun terakhir bekerja ternyata daya belinya bukannya makin meningkat malah makin menurun, atau dengan kata lain selama 5 tahun terakhir ternyata kehidupannya malah semakin miskin.
Ini menjadi salah satu alasan yang semakin menguatkan peserta untuk segera melakukan Quantum Resign dari pekerjaan masing-masing. Alasan-alasan kuat lainnya di sisi finansial dan non finansial satu demi satu dibedah secara terstruktur sedemikian sehingga semua peserta mengetahui betul letak kesalahan mareka apabila tetap mempertahankan pekerjaan yang hari ini dimiliki.
Mulai dari sini, deklarasi Quantum Resign bagi masing-masing peserta diumumkan di depan kelas dan didoakan bersama-sama oleh semua peserta agar apa yang diucapkan secara detail mulai tanggal resign, pendapatan saat resign (merupakan doa/LOA) benar-benar bisa terwujud.
Deklarasi Quantum Resign adalah Start Form The End of Mind dari milestone resign masing-masing peserta workshop.
Materi yang paling ditunggu-tunggu peserta pun tiba yaitu materi INCOME PENTAGON.
Satu demi satu dibahas secara detail mulai dari bisnis sendiri, strategi investasi waralaba dan yang terkahir adalah investasi Logam Mulia.
Semakin sore acara berlangsung menarik, peserta mulai memahamai kemudahan dan kesederhanaan dari konsep Income Pentagon. Apabila Income Pentagon dijalankan secara konsisten, maka urusan Resign dari kantor tempat Anda bekerja adalah urusan mudah.
Hari II
Bicara tentang investasi tidak bisa dilepaskan dari bicara investasi di sektor property. Semua teknis HOW TO menjadi investor property dibahas secara detail dan perlahan-lahan agar memudahkan peserta memahami pola pikir dan pola kerja investor property. Peserta semakin memahami bagaimana mekanisme property sebagai sumber permodalan yang tidak ada habisnya bagi kita untuk penegmbangan bisnis kita sendiri
Investasi keuangan mengajarkan kepada kita, pebisnis, agar tidak selalu sibuk dengan bisnisnya. Bisnis itu penting, tapi bukan segalanya. Demikian yang selalu diingatkan dalam workshop ini. Bisnis adalah media menciptakan uang, namun investasi adalah media melipatgandakan uang yang kita miliki.
Setelah memahami semua konsep INCOME PENTAGON, peserta menjadi lebih cerdas secara finansial dalam melakukan tindakan-tindakan bisnis dan investasinya, sehingga tidak terburu dan bisa memahami peta bisnis & investasinya secara lebih komprehensif.
Memang, ibarat mesin, INCOME PENTAGON adalah mesin passive income bagi siapapun yang bisa memahami INCOME PENTAGON secara integral dan menjalankan secara konsisten sampai tujuan finansialnya bisa terpenuhi.
Hari Senin 19 April adalah hari yang penuh kesibukan bagi seluruh alumni QR Workshop, karena semua yang didapat pada workshop langsung dipraktekkan di lapangan sehingga terasa greget dari target-target yang sudah di tetapkan hari sebelumnya.
Salam Quantum Resign
Posted in Business Mentoring, Entrepreneur, Investasi, Pensiun Dini Pensiun Kaya, Property, Tips and Trik.
Terimakasih banyak diucapkan kepada PT Elex Media Komputindo selaku penerbit buku Quantum Resign | Formula Aman Berhenti Kerja Jadi Pengusaha yang telah meng arrange event Grand Launching buku ini sebagai bagian dari promo buku Quantum Resign. Acara ini juga akan dihadiri oleh banyak tokoh-tokoh di dunia kewirausahaan & UKM di Indonesia yang juga telah memberikan sepatah dua patah kata dalam buku ini seperti :
- Sandiaga Uno (Wakil Ketua KADIN Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Bidang Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi) – Tentative
- Valentino Dinsi (Penulis Buku Best Seller “Jangan Mau Seumur Hidup Jadi OrangGajian) – Tentative
- Badroni Yuzirman (www.roniyuzirman.com, Owner Manet Busana Muslim, Founder Komunitas Tangan Di Atas)
- Jay, de terrorist (Rektor Institut Kemandirian, Mental Surgeon Specialist)
- Teman-teman dari Jurnalispreneur Club Indonesia (JPCI)
- Komunitas Tangan Di Atas
- Teman-teman dari komunitas EU
Kepada semua teman-teman yang membaca artikel ini, saya mengundang teman-teman agar bisa menghadiri acara Grand Launching Buku Quantum Resign | Formula Aman Berhenti Kerja Jadi Pengusaha yang insya Allah akan diadakan pada
Hari / Tanggal : Sabtu / 6 Maret 2010
Waktu : 14.00 – 16.00 WIB
Tempat : Function Hall Gramedia Matraman
Kami sangat berterimakasih atas kesediaan teman-teman untuk hadir di acara in, dapatkan berbagai hadiah yang menarik dari panitia.
Salam Entrepreneur
Sonny B Sofjan
Posted in Uncategorized.
Alhamdulillah, Quantum Resign kembali diliput oleh Kementrian UKM & Koperasi melalui website mereka http://mediacenterkopukm.com/detail-berita.php?bID=7012. Buku Quantum Resign memang dibuat untuk membantu karyawan untuk bisa secepatnya berhenti dari tempatnya bekerja dan memulai kehidupan yang lebih indah sebagai pengusaha. Motivasi-motivasi yang selama ini marak ternyata tidak cukup. Guidance yang lebih komprehensif adalah sebuah kebuharusan. Buku Quantum Resign dengan konsep yang holistik dan bisa diterapkan oleh siapa saja dan kapan saja merupakan kekuatan dari buku ini.
Keberadaan buku Quantum Resign mudah-mudahan bisa membantu pemerintah khususnya Kementrian UKM & Koperasi untuk lebih menggalakkan semangat kewirausahaan di Indonesia.
Salam Entrepreneur,
Sonny B Sofjan
Penulis Buku Quantum Resign | Formula Aman Berhenti Kerja Jadi Pengusaha
www.quantumresign.com
www.pillarbusiness.com
www.sonnysofjan.com
Posted in Business Mentoring, Entrepreneur, Pensiun Dini Pensiun Kaya, Uncategorized.
Buat temen-temen yang ingin mendapatkan informasi lebih jauh dari buku Quantum Resign, akibat keterbatasan halaman, tidak bisa menuliskan semua informasi yang dibutuhkan, maka silahkan datang pada acara Bedah Buku Quantum Resign yang insya Allah akan diadakan pada :
Hari/Tanggal : Sabtu / 27 Februari 2010
Jam : 13.00 – 14.30 WIB
Tempat : ISTORA Senayan, ruang Cempaka
Sampai ketemu di sana, jangan lupa baca bukunya agar diskusi bisa berjalan lebih lancar dan menarik.
Sampai jumpa…
Posted in Uncategorized.
Alhamdulillah, setelah proses berliku mengerjakan buku ini hampir 6 bulan lamanya, akhirnya buku yang diterbitkan oleh Elex Media Komputindo ini bisa diperoleh di TB Gramedia seluruh Indonesia mulai tanggal 16 Februari 2010. Iseng-iseng tadi mampir ke TB Gramedia Pejaten Village, ternyata bukunya sudah di display pada deretan buku-buku baru TB Gramedia. Bagi saya ini merupakan salah satu big winning saya dalam menjalani proses menjadi entrepreneur.
Penghargaan yang mendalam bagi co-author sekaligus pasangan hidupku, Lyra Puspa, yang tetap setia menemani dan berkontribusi dalam keadaan sempit maupun lapang. I love you….
Terimakasih juga kepada semua pihak yang telah mendukung terbitnya buku ini. Bang Sandiaga Uno (Wakil Ketua KADIN Indonesia Bidang Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi), Pak Roni Yuzirman (founder komunitas TDA), Valentino Dinsi (Penulis Buku Best Seller “Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian”), Bang Jay (Rektor Institut Kemandirian), Ibu Firdanianti Pramono (Pemimpin Redaksi Majalah Human Capital) dan Pak Herry Sinamarata (Ketua Jurnalispreneur Club Indonesia)…. Sekali lagi terimakasih.
Gak mau berpanjang-panjang, buku ini saya persembahkan bagi siapa saja yang sudah merasa mentok jadi karyawan dan ingin menjalani hidup bahagia bersama keluarga dengan menjadi pengusaha dengan passive income tentunya. Dari pengalaman sih memang jauh lebih enak jadi pengusaha dibanding saat saya menjadi profesional dulu. Dari segi waktu lebih merdeka dan ajaibnya, syukur kepada Allah SWT, kemakmuran justru jauh lebih meningkat. Buku ini sarat dengan pengalaman-pengalaman pribadi bagaimana saya berproses dari profesional eksekutif salah satu perusahaan multinasional terbesar di dunia dan akhirnya memilih jalan menjadi entrepreneur. Apa yang harus disiapkan, bagaimana strategi eksekusinya dan sederet HOW TO lainnya.
Kalau dilihat dari covernya, mungkin agak unik karena foto nya sama sekali tidak menampilkan wajah dari model.
Kemudian gambar cover terdiri dari seorang profesional dengan baju jas, notebook dan jam tangan kemudian secara
perlahan tapi pasti berpindah menjadi seorang entrepreneur berbaju pantai dengan minuman cocktail di tangannya. Dua buah dunia yang kontras, namun banyak diimpikan oleh orang untuk bisa menikmatinya. Pesan di balik cover ini adalah bahwa menjadi pengusaha itu semua orang bisa tinggal bagaimana ilmu, pengetahuan dan strategi eksekusi kita agar semua yang kita targetkan yaitu menjadi pengusaha bisa terwujud. Silahkan beli buku ini di TB Gramedia seluruh Indonesia dan ambil intisari dari pongalaman lapangan, ikuti workshopnya dan nikmati proses transformasi menjadi pengusaha.
Informasi lengkap tentang buku dan Workshop Quantum Resign bisa kunjungi www.quantumresign.com.
Salam Quantum Resign,
Posted in Employpreneur, Entrepreneur, Investasi, Pensiun Dini Pensiun Kaya.
Kalau lagi kumpul-kumpul dengan temen-temen pebisnis, sering sekali kita mendengar kata-kata seperti ini : Wah, ada investor yang mau memodali bisnis saya nih, bagi hasilnya sekian-sekian dan skema seperti ini seperti itu dst dst. Wah tentu saja senang mendengar kalai bisnis teman kita sudah bisa menarik dana investor ke dalam bisnisnya. Berari bisnisnya bagus dong….!!
Tetapi ada anehnya nih…!!
Setelah beberapa lama tak berjumpa dengan rekan pebisnis tadi, tiba-tiba saat berjumpa mukanya agak kusut seperti lagi banyak pikiran. Ketika ditanya, di menjawab : “iya nih lagi pusing, investor yang kemarin memodali saya sekarang minta dikembalikan uangnya, karena pengembaliannya gak sesuai perjanjian. Pusing saya….” katanya dengan penuh kesedihan.
Nah…. ini dia kasus yang kesekian kali saya temui saat berbisnis. Kunci dari cerita kasus di atas adalah ketidakmampuan seorang pebisnis UKM untuk membedakan antara INVESTOR dan KREDITUR. Memang kalau ditanyakan kepada pebisnis UKM secara sekilas mereka mengatakan : “Gak ada bedanya lah, wong sama-sama ngasih duit untuk bisnis kita.” Disini titik rawannya, dan sudah memakan korban yang tidak sedikit mulai dari persengketaan bisnis, sampai urusan dibawa ke pihak penegak hukum segala.
Saya coba jelaskan disini perbedaan mendasarnya secara sederhana….
INVESTOR adalah pihak yang berani/mau menyetorkan uangnya ke bisnis kita setelah melihat kinerja/performance bisnis kita termasuk pengurus perusahaannya berharap akan mendapatkan RETURN yang baik setiap tahunnya dari dividen dan BERSEDIA kehilangan uangnya apabila bisnis yang dia investasikan tidak memberi return seperti yang diharapkan. Orang ini siap dengan kondisi terburuk. Contoh paling gampang adalah investor yang bermain di bursa saham. Apakah kalau harga saham suatu perusahaan yang sedang dia pegang sahamnya mendadak jatuh, lantas dia menuntut seseorang atas penurunan harga sahamnya… ? Tentu tidak.. itu adalah bagian dari resiko… dan si investor sadar hal itu.
KREDITUR adalah pihak yang berani/mau meminjamkan uangnya ke bisnis kita setelah melihat kinerja/performance bisnis kita termasuk pengurus perusahaannya dan berharap pemilik/pengurus perusahaan bisa mengembalikan hutangnya sesuai dengan jangka waktu yang disepakati. Jadi seorang KREDITUR adalah orang yang kerjanya meminjamkan uang kepada pihak lain dan meminta pengembalian pokok plus margin keuntungan dari pokok pinjaman, gak perduli bisnisnya untung atau rugi. Contoh paling gampang dari kreditur adalah Bank. Mau bisnis kita untung atau rugi, ya namanya cicilan tetap harus dibayar.
Beda lainnya adalah pada tratment pembukuan di laporan keuangan. Kalo kita dapat dana dari INVESTOR, maka bukukanlah dana tersebut pada kategori EQUITAS di Neraca kita. Namun jika dana yang kita dapatkan dari KREDITUR, maka bukukanlah dana tersebut pada kategori HUTANG di Neraca.
Makin jelas ya bedanya….
Nah, jadi kalau kita mengalami kasus mirip-mirip cerita di atas sekaligus melihat penjelasan bedanya investor dan kreditur, maka silahkan rasakan apa yang telah kita alami. Si dewa penolong kita itu masuk kategori INVESTOR atau KREDITUR .
Nah, mudah2an melalui tulisan singkat ini kita semakin clear dalam melihat seseorang yang mau memberikan uang kepada bisnis kita.. ini INVESTOR atau KREDITUR ya..? Bedanya apa..? Beda banget lah…
Note : tulisan ini dibuat sebagai hasil diskusi pada program Personal Mentoring hari Rabu, 3 Februari 2010 dari Pillar | Business Accelerator pada materi Financial Check Up. Semoga Bermanfaat.
Posted in Business Mentoring, Entrepreneur.

Habibie Afsyah
Pertemuan pertama terjadi tahun 2006 saat saya menghadiri sebuah seminar Internet Marketing di Hotel JW Marriot, Kuningan, Jakarta. Seorang pemuda/remaja yang berada di atas kursi roda tiba-tiba dipanggil maju ke depan oleh pembicara. Dikatakan ke hadirin bahwa pendapatannya dari bisnis Internet Marketing mencapai USD 5000 / bulan. Mantap… sebuah contoh yang betul-betul menohok kita yang diberi karunia sempurna dari Allah SWT bagaimana sebuah kekurangan itu justru merupakan kekuatan bagi setiap orang. Tinggal bagaimana kemampuan kita mengubah nya sebagai rasa syukur kita kepada Allah SWT.
Saya hanya melihat Habibie dari kejauhan dengan kepala dipenuhi berbagai macam pemikiran. Malam itu adalah malam yang sulit saya lupakan…….
Awal bulan Desember 2009 kemarin, saat menghadiri acara Ayo Mandiri bersama Valentino Dinsi di Menara Setiabudi, Kuningan Jakarta. Tanpa diduga, ternyata Allah mempertemukan kami kembali dengan sosok Habibie Afsyah, namun dalam jarak yang lebih dekat. Kebetulan beliau duduk di sebelah saya bersama Ibunda tercinta. Ternyata Habibie Afsyah menjadi bintang tamu acara tersebut.
Beliau diminta kedepan berbicara tentang keberhasilan bisnis yang dilakoninya di tengah segala keterbatasan yang ada. Sungguh menginspirasi banyak hadirin yang berada di ruangan tersebut dan memberi motivasi yang tiada habisnya bagi semua orang akan kemungkinan keberhasilan yang bisa diraih setiap manusia, asal mau berusaha.
Berbicara secara langsung dengan Habibie juga memberikan feedback yang luar biasa bagi saya. Begitu besarnya rasa percaya dirinya menembus segala keterbatasan dari penyakit langkanya (yang saya dengar sakitnya sama dengan yang dialami oleh Stephen Hawking, fisikawan kesohor itu). Yang saya rasakan saya sedang berbicara dengan seorang pebisnis internet marketing, bukan dengan yang lain. Betul-betul pelajaran besar yang saya ambil dari pertemuan itu. Benar firman Allah, semua yang ada di alam semesta ini adalah hikah buat orang yang beriman dan berfikir.
Bertemu lagi dengan sang Ibunda, sungguh nilai-nilai kesederhaan yang saya rasakan. Dan yang pasti keteguhan hati untuk memberikan segalanya demi sang anak tercinta membuat saya menaruh hormat yang sangat dalam untuk beliau. Satu hal yang menbuat saya sangat gembira adalah kesediaan beliau untuk menghadiri launching buku saya tahun 2010 nanti. Alhamdulillah, begitu besar rahmat Allah bagi hambanya yang hina ini….
Terakhir, buat kita-kita semua yang dikaruniai kesempurnaan dari Allah SWT, syukuri nikmat Allah itu dan bayarlah dengan kerja nyata di dunia sebagai wujud amanah Allah kepada kita sebagai khalifah di muka bumi……
Kelemahanku Adalah Kekuatanku Untuk Sukses
Demikian kata-kata yang tercantum pada kartu nama beliau yang diberikan kepada saya…….
Posted in Entrepreneur.
Recent Comments